PROPOSAL
PEMBANGUNAN RUANG PEMBELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA
CETIYA DHAMMA PRABHA
SMP NEGERI 2 SUMOWONO
A.
PENDAHULUAN
Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah Negara Indonesia yang
melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan
untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi
dan keadilan social.
Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan
satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada
Tuhan Yang Maha Esa serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa yang diatur dengan undang-undang.
Pendidikan
agama sebagai salah satu mata pelajaran yang mendukung sistem pendidikan
nasional, diharapkan mampu memberikan warna bagi lulusan pendidikan, khususnya
dalam merespon segala tuntutan perubahan yang ada di Indonesia. Pendidikan Agama dimaksudkan untuk
membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa dan berakhlak mulia serta peningkatan potensi spritual. Akhlak
mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari
pendidikan Agama. Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan, pemahaman,
dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut
dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi
spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi
yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya
sebagai makhluk Tuhan.
Merupakan satu hal yang mutlak bahwa
setiap siswa pada satuan pendidikan mendapatkan pembelajaran pendidikan agama
sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut. Sebagai konsekuensinya, maka
penyelenggara pendidikan memiliki kewajiban untuk memberikan fasilitas yang
memadahi demi terselenggaranya pendidikan agama yang kondusif dan representatif.
Salah satu fasilitas tersebut adalah ruang pembelajaran pendidikan agama yang
sekaligus dapat difungsikan sebagai tempat ibadah.
Realita yang terjadi dilapangan sampai
saat ini, bahwa sebagaian besar penyelenggara pendidikan belum memberikan fasilitas
berupa ruang pembelajaran pendidikan agama khususnya pendidikan agama non
islam. Satu-satunya fasilitas pembelajaran pendidikan agama yang telah
disediakan oleh penyelenggara pendidikan adalah masjid atau mushola. Pada
sebagian sekolah, inipun hanya difungsikan sebagai tempat ibadah dan tidak
sekaligus berfungsi sebagai tempat pembelajaran. Hal ini menjadikan pelaksanaan
pendidikan agama banyak mengalami kelemahan. Ini mendorong dilakukannya
penyempurnaan terus-menerus, di antaranya materi pendidikan agama yang selama
ini lebih banyak terfokus pada pengayaan pengetahuan (kognitif), sementara
pembentukan sikap (afektif) serta pembiasaan (psikomotorik) sangat kurang.
Salah satu solusi/alternatif yang dapat
ditempuh oleh para penyelenggara pendidikan adalah harus memberikan fasilitas
secara adil dan proporsional kepada para siswanya yang notabene merupakan
penganut agama yang berbeda-beda. Alternatif terebut berupa pemberian fasilitas
ruang pembelajaran pendidikan agama yang sekaligus dapat difungsikan sebagai
tempat ibadah bagi menganut agama masing-masing.
B. REALITA
1. SMP Negeri 2 Sumowono berdiri pada
tahun 1997 dengan jumlah ruang kelas 9. Hingga tahun pelajaran 2011/2012 ini
jumlah ruang kelas adalah 14 dengan jumlah rombongan belajar adalah 14.
2. Jumlah peserta didik pada tahun
pelajaran 2011/2012 adalah 362 siswa yang terdiri dari 23 siswa pemeluk agama
Kristen, 29 siswa pemeluk agama Buddha, dan 310 siswa beragama islam.
3. Belum tersedianya ruang yang memadahi
untuk kegiatan pembelajaran pendidikan agama Buddha, sehingga pelaksanaan
pembelajaran pendidikan agama Buddha dilaksanakan di ruang perpustakaan, ruang
tamu, atau bahkan di halaman sekolah.
C. USULAN
Pembangunan
ruang pembelajaran pendidikan agama Buddha CETIYA DHAMMA PRABHA.
D. TUJUAN PROGRAM
1. Terselenggaranya KBM, khususnya
pendidikan agama Buddha dengan lancar
tanpa mengganggu kegiatan yang lain.
2. Menumbuhkan kepercayaan
masyarakat/orang tua wali murid bahwa setiap siswa mendapatkan pendidikan agama
sesuai dengan yang dianut oleh masing-masing siswa.
E. KEGIATAN PROGRAM
Pembangunan
dilaksanakan oleh komite sekolah, panitia, masyarakat, orang tua/wali murid
secara bergotong royong. Kegiatan pembangunan ruang pembelajaran pendidikan
agama Buddha telah dimulai pada tanggal 29 Januari 2012 dan telah mencapai saat
ini telah mencapai 90 %. Namun saat ini kegiatan pembangunan terpaksa
dihentikan karena dana yang terhimpun panitia telah habis.
F. SUSUNAN PANITIA
NO
|
NAMA
|
JABATAN
DALAM KEPANITIAAN
|
JABATAN DALAM
KEDINASAN/
UNSUR
|
1
|
Sukardi,
S.Pd, M.Pd
|
Penanggung
Jawab
|
Kepala
SMP N 2 Sumowono
|
2
|
Jimo,
S.Ag
|
Ketua I
|
Guru
Pendidikan Agama Buddha SMP N 2 Sumowono
|
3
|
Murdiyono
|
Ketua II
|
Ketua
Maghabudi Kec. Sumowono/Ketua Vihara
|
4
|
Kuwato
|
Sekretaris
|
TU SMP
Negeri 2 Sumowono
|
5
|
Dra. Sri
Ambarawati
|
Bendahara
|
Bendahara
Komite
|
6
|
Dahriyanto
|
Sei.
Penggalangan dana
|
Komite/wali
murid
|
7
|
Rupoko
|
Sei.
Penggalangan dana
|
Simpatisan
|
8
|
Suyami
|
Sei.
Penggalangan dana
|
Alumni
|
9
|
Sutarman
|
Sie.
Pembangunan
|
Wali
murid
|
10
|
Sarijan
|
Sie.
Pembangunan
|
Wali
murid
|
G. KEKURANGAN ANGGARAN YANG DIAJUKAN
NO
|
ITEM PEKERJAAN
|
SAT
|
VOL
|
HARGA SATUAN (Rp )
|
Jumlah harga (Rp)
|
Total Harga (Rp)
|
I
|
PEKERJAAN SARANA PUJA BHAKTI
|
-
|
||||
1
|
Patung Buddha
|
Buah
|
1.00
|
950,000
|
950,000
|
|
2
|
Tempat dupa
|
Buah
|
1.00
|
275,000
|
275,000
|
|
3
|
Tempat lilin
|
Buah
|
2.00
|
65,000
|
130,000
|
|
4
|
Tempat pelita
|
Buah
|
2.00
|
45,000
|
90,000
|
|
5
|
Tempat air
|
Buah
|
2.00
|
30,000
|
60,000
|
|
6
|
Karpet lantai
|
M2
|
35,00
|
65,000
|
2,275.000
|
|
7
|
Perlengkapan audio
|
Unit
|
1.00
|
4,250,000
|
4,250,000
|
|
SUB TOTAL
|
8,030,000
|
|||||
II
|
PEKERJAAN PENGECATATAN
|
|||||
1
|
Andercoad/cat dasar
|
kg
|
15
|
25,000
|
375,000
|
|
2
|
Cat dinding
|
kg
|
15
|
31,000
|
465,000
|
|
3
|
Cat plafon
|
kg
|
5
|
31,000
|
155,000
|
|
4
|
Cat batu alam
|
kg
|
6
|
48,000
|
288,000
|
|
5
|
Cat kayu
|
kg
|
5
|
51,000
|
255,000
|
|
SUB TOTAL
|
1,538,000
|
|||||
III
|
PEKERJAAN HALAMAN
|
|||||
1
|
Paving
|
M2
|
80
|
42,000
|
3,360,000
|
|
2
|
Batako
|
Buah
|
100
|
2,200
|
220,000
|
|
3
|
Semen
|
Sak
|
5
|
48,000
|
240,000
|
|
SUB TOTAL
|
3,720,000
|
|||||
IV
|
ONGKOS PEKERJA
|
|||||
1
|
1 orang tukang
|
Hari
|
18
|
50,000
|
900,000
|
|
2
|
1 orang pembantu tukang
|
Hari
|
18
|
40,000
|
720,000
|
|
SUB TOTAL
|
1,620,000
|
|||||
JUMLAH SELURUHNYA
|
14,908,000
|
H.
REKENING
PANITIA
1. Nama Bank :
BANK JATENG
Nomor Rekening : 2-101-00314-3
Atas nama : KOMITE SMP N 2 SUMOWONO
DESA CANDIGARON SUMOWONO
2. Nama Bank :
BCA KCP AMBARAWA
Nomor Rekening : 3200425170
Atas nama : JIMO
I.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar